Imigrasi Banggai Tangani Kasus WNA

BANGGAI RAYA- Kantor Imigrasi Kelas III Banggai telah menangani tindakan administrasi keimigrasian dari berbagai Warga Negara Asing (WNA). Yakni, WNA Tiongkok sebanyak 29 kasus dan Srilanka 14 kasus. Demikian dijelaskan Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Banggai, Novly TN Momongan kepada Banggai Raya di ruang kerjanya, Rabu (2/1/2019).

Jenis pelanggaran yakni over stay sebanyak 28 kasus dan penyalahgunaan izin tinggal sebanyak 14 kasus dan eks narapidana umum 1 kasus. Atas pelanggaran yang dilakukan, maka penindakan administarsi yang dilakukan terhadap WNA adalah pengenaan biaya beban 28, pedetensian 15, deportasi 1 WNA dan penangkalan satu orang.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Banggai, Novly TN Momongan menjelaskan, pengenaan biaya beban sampai dengan 28 Desember sebanyak Rp45.900.000. Peningkatan pelayanan dari pemeriksaan khusus Donggi Senoro LNG yang masuk keluar dengan kapal non reguler yakni 53 kapal dengan 490 crew WNI dan 891 crew WNA tahun 2017, meningkat menjadi 70 kapal dengan 667 Crew WNI serta 1.254 WNA pada tahun 2018.

Dijelaskannya, peningkatan pelayanan dan pengawasan yang menunjang peningkatan PNPB tersebut tidak lepas dari keberadaan warga negara asal China/Tiongkok yang jumlahnya begitu banyak, khususnya di Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Kabupaten Banggai.

“Saat ini pengawasan yang dilakukan sangat terbatas, karena jarak tempuh ke lokasi yang cukup jauh. Itu memakan waktu 16-18 jam dari kantor. Tapi kami selalu berupaya optimal dalam melaksanakan fungsi pengawasan dalam hal penindakan pada setiap warga Negara Asing yang datang berkunjung di wilyah pengawasan Kantor Imigrasi Banggai,” tutur Novly.

Novly juga berharap peran serta masyarakat dan stakeholder dalam mendukung program yang diemban insan imigrasi, termasuk dukungan dari pemerintah Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Kabupaten Tojo Una-una, Morowali dan Morowali Utara. Karena kerjasama yang baik demi mengawal proses pembangunan pemerintahan nasional. SAH

OPD Balut Diminta Sinergi Realisasikan Program


BANGGAI RAYA– Bupati Banggai Laut, H. Wenny Bukamo telah menyerahkan secara resmi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2018 kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di daerah tersebut. Penyerahan dokumen DPA tersebut merupakan suatu agenda tahunan yang harus dilaksanakan, hal ini agar roda pemerintahan bisa berjalan sesuai dengan perencanaan. 

Pada kesempatan itu Bupati Banggai Laut, H. Wenny Bukamo dalam DPA semuanya sudah jelas, sehingga diharapkan semua pimpinan SKPD bisa melaksanakan program sesuai dengan sesuai pagu anggaran dan waktu yang tersedia. “DPA sudah ada dan jelas, maka tugas kita adalah mengikuti aturan yang ada, tida ada lagi kata terlambat, karna semuanya sudah direncanakan dan disusun oleh masing-masing OPD, maka semua kegiatan harus dilaksanakan sesuai pagu anggaran dan waktu yang telah di tetapkan,” tekan H. Wenny Bokamo di ruang rapat kantor Bupati Balut. 

Masih kata dia, di tahun 2017 lalu, masih ada alasan keterlambatan pelaksanaan program karena terjadi perubahan struktur organisasi. “Namun untuk di tahun 2018 ini diharapkan tidak ada lagi keterlambatan dalam melaksanakan kegiatan yang telah di tetapkan dengan mempertimbangkan segala ketentuan yang ada. Dan diharapkan suatu ketelitian, kecermatan, tepat, cepat dan juga tertib, hal ini agar semua yang telah kita rencanakan bisa berhasil dan di terima oleh masyarakat,” tandas Bupati H. Wenny Bukamo. ASW

Jokowi: Bandara SAA Amir Paling Indah



Bupati Banggai Herwin Yatim menjelaskan kondisi dan fasilitas Bandara Syukuran Aminuddin Amir yang jauh lebih baik kepada Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Perhubungan RI , Budi Karya Sumadi. FOTO: ISTIMEWA

BANGGAI RAYA- Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk yang terletak di antara perbukitan dan laut, memiliki keindahan yang tak kalah menariknya degan bandara lain di Indonesia. Bahkan, keindahan Bandara yang baru saja diresmikan terminalnya ini, diakui Presiden RI Joko Widodo.

Presiden RI ke-7 yang pernah menjabat Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo ini, begitu memuji keindahan Bandara Udara Syukuran Aminuddin Amir. “Salah satu Bandara paling cantik, paling indah,” kata Jokowi usai peresminan lima bandara secara simbolis di Luwuk, Minggu (23/12/2018).

Dari pesawat sudah terlihat laut dan bukit yang tinggi. “Berada dekat laut juga gunung yang tinggi,” turnya.

Ia berharap, Bandara Sukuran Aminuddin Amir dapat mempermudah dan meningkatkan pengiriman logistik , barang dan mobilitas penumpang. “Salah satunya bandara Syukuran Aminuddin Amir bisa mempercepat pengiriman ikan, sehingga masyarakat mersakan dampak yang sagat baik,” ujarnya.

Seperti diketahui Bandara Syukuran Aminuddin Amir mengalami perubahan pembangunan dan terlihat lebih indah di masa pemerintahan Bupati Banggai Herwin Yatim. Pembangunan terminal bandara berhasil dilakukan mulai tahun 2016-2017. Hal tersebut tak lepas dari perjuangan Bupati Banggai Herwin Yatim kepada Presiden Joko Widodo. Bagaimana tidak, tahun 2015 lalu, saat Presiden Jokowi megunungi Luwuk meresmikan LNG Dongi Senoro, Bupati Herwin bermohon kiranya Presiden Jokowi memprogramkan pembangunan bandara. Tanpa menunggu waktu lama, Kementerian Perhubungan merealisasikan degan membangun terminal yang cukup megah bahkan menjadi icon di bagian timur Sulawesi. NAL