Pemda Balut Peringati HAB Kemenag

Upacara peringatan Hari Amal Bakti Kemenag di Banggai Laut. FOTO SUBIANTO
Upacara peringatan Hari Amal Bakti Kemenag di Banggai Laut. FOTO SUBIANTO

BANGGAI RAYA-Pemda besama Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Balut, menggelar upacara peringatan Hari Amal Bakti Kemenag bertempat di Alum-alun Kota Banggai, Kamis (3/1/2019).

Upacara yang dipimpin Wabup Balut Drs Hj. Tuti Hamid dan didampingi Kepala Kemenag Balut Drs H Abdul Muluk Lanonci, MM, diikuti seluruh sekolah di lingkungan Kementerian Agama yakni MTs dan Madrasah Aliyah.

Selaku inspektur upacara, Tuti Hamid menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh undanganyang hadir, sebab upacara itu tidak dihadiri Bupati Balut Weni Bukamo. Bupati Balut Weni Bukamo kata dia, tengah melaksanakan ibadah umrah di tanah suci, sehingga tidak bisa hadir bersama-sama dengan seluruh jajaran Kemenag. Wabup juga membacakan sambutan tertulis Menteri Agama.

Usai upacara, dilanjutkan dengan pelantikan sejumlah kepala bidang di lingkungan Kantor Kemenag Balut.SUB

PAD Dinas Kelautan Balut Lampaui Target

Perahu bantuan Dinas Kelautan Balut kepada masyarakat pesisir. FOTO: ASWAN
Perahu bantuan Dinas Kelautan Balut kepada masyarakat pesisir. FOTO: ASWAN 
BANGGAI RAYA – Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor perikanan Kabupaten Banggai laut tahun 2018 sebesar Rp785.000.000 ternyata melebihi target hingga mencapai Rp1.200.852.837. “Untuk tahun 2018 target PAD di sektor perikanan sebesar Rp785.000.000. Namun realisasi melebihi target hingga mecapai Rp1.200.852.837,” kata Kepala Dinas Kelautan Balut Balsam Sarikaya, Kamis (3/1/2019).

Ia menjelaskan, target bisa dicapai karena tingginya kesadara masyarakat nelayan dan pengusaha membayar retribusi. “Keberhasilan ini kesadaran masyarakat nelayan dan pengusaha untuk membayar retribusi hasil olahan pada pemerintah daerah,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Kepala Bidang Perizinan dan Penguatan Daya Saing, Dinas Kelautan Balut, Yusdianto. “Perlu disyukuri untuk tahun 2018 pencapaian PAD bisa melebihi target,” ungkapnya. ASW

Pelabuhan Banggai Dipadati Penumpang

pelabuhan rakyat banggai
Kondisi penumpang di dermaga Pelabuhan Banggai, Balut. FOTO SUBIANTO
BANGGAI RAYA- Sejak beberapa hari libur Natal 2018 dan memasuki Tahun Baru 2019, kondisi Pelabuhan Banggai, Kabupaten Balut terus dipadati penumpang.

Bahkan dari amatan media ini, pada Selasa (25/12/2018) atau bertepatan dengan Hari Natal, kondisi pelabuhan tersebut tetap dipenuhi penumpang yang masuk atau meninggalkan Kota Banggai menuju sejumlah wilayah di kepulauan.

Berdasarkan informasi yang dikumpulka media ini, para penumpang itu akan menuju wilayah Bokan Kepulauan, Labobo dan Bangkurung yang masih masuk wilayah Balut, atau menuju Pelabuhan Tobing, Kecamatan Tinangkung Utara yang masuk wilayah Kabupaten Bangkep.

Guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan memastikan keamanan di area pelabuhan maupun pelayaran, Pemda Bangkep bersama sejumlah instansi terkait seperti kepolisian dan TNI, membangun posko pengawasan di area pelabuhan.

Pemda berharap, arus mudik di penghujung tahun ini tetap berjalan aman dan lancar, serta tidak insiden yang membahayakan keselamatan pelayaran. SUB

Harga Cabai di Balut Tembus Rp260.000/Kg




BANGGAI RAYA-Harga cabai rawit di Pasar Baru, Banggai, Kabupaten Balut, beberapa hari terakhir mulai mengalami kenaikan signifikan. Bahkan dari pantauan media ini Selasa (11/12/2018), harga cabai rawit sudah mencapai Rp260.000/kg. Sejumlah pedagang yang ditemui mengakui kondisi kenaikan harga cabai tersebut.

Kepada Banggai Raya, para pedagang itu mengatakan, harga cabai atau rica kecil naik mencapai 50 persen dibanding harga sebelumnya yang baru berkisar pada angka Rp130.000/kg. “Saat ini sudah meningkat menjadi Rp260.000/kg,” tutur salah satu pedagang.

Karena mahalnya harga, sehingga penjualan eceran dengan ukurun potongan bawah kaleng, juga naik menjadi seharga Rp 20.000. Sedangkan untuk ukuran potongan kemasan sabun menjadi Rp40.000.
Kondisi ini memunculkan keluhan konsumen, seperti disampaikan Rosma, warga Desa Lampa.

Ia mengeluhkan hal ini, sebab kalau harga cabai sudah sangat mahal, maka warga yang kesulitan, sebab cabai adalah kebutuhan utama memasak.

Untuk harga kebutuhan dapur lain, seperti tomat masih berkisar pada angka Rp10.000 per kilo sementara bawang merah masih pada angka Rp20.000/kg.SUB

Pemda Balut Gelar Festival Malabot Tumpe


BANGGAI RAYA – Sudah menjadi tradisi turun temurun, telur burung Maleo yang berada di hutan lindung Bangkiriang, sebelum dikonsumsi oleh masyarakat sekitar (Kecamatan Batui) Kabupaten Banggai harus dibawah ke Kedatonan Banggai, Banggai Laut (Balut).

Dengan melihat momen yang sangat sakral dan membudaya inilah, maka Pemda Balut melalui Dinas Parawisata dan Kebudayaan menyambut momentum yang baik ini dengan mengadakan Festival Malabot Tumbe. Kegiatan dilaksanakan selama 4 (empat) hari yakni, 4-7 Desember 2018. Kegiatan yang dipusatkan di Alun-Alun Taman Kota Banggai ini, dibuka Bupati Balut, Wenny Bukamo, Selasa (4/12/2018).

Wennyi Bukamo dalam sambutanya mengatakan, budaya yang sudah menjadi turun temurun ini perlu dijaga kelestariannya. Sehingganya melalui Festival Malabot Tumbe dapat mengingatkan betapa pentingnya warisan budaya.

“Selaku Pemerintah Daerah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan Festival Malabot Tumbe ini. Dengan kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh perangkat adat. “Semoga budaya ini akan terus lestari selama-lamanya,” ujarnya. ASW

Bupati Balut: Guru Miliki Sejuta Ilmu


BANGGAI RAYA – Dalam rangka memperingati Hari ulang tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia yang ke-73, Pemda Banggai Laut (Balut)menggelar upacara bendera pada Senin (26/11/2018) di Desa Matangga, Kecamatan Banggai Selatan.

Pada upacara tersebut, Bupati Banggai Laut, H. Wenny Bukamo bertindak sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri oleh Sekda Balut, Furqanuddin Masulili dan sejumlah Pimpinan OPD. Tak hanya itu, upacara juga dipadati dewan guru se Banggai Laut.

Setelah pelaksanaan uparaca, dilanjutkan dengan kegiatan Konferensi Kabupaten ke-II PGRI Balut yang dibuka langsung oleh Bupati H. Wenny Bukamo.

Pada kesempatan itu, Bupati Wenny Bukamo berharap agar di konferensi ke II kali ini bisa menghasikan rekomendasi. “Saya tegaskan dan berharap agar pada Konferensi Kerja Kabupaten ke-II PGRI ini bisa mengahasilkan rekomendasi khususnya di bidang pendidikan yang diperuntukan pada pemerintah daerah,” harap orang nomor satu di Balut itu.

Menurutnya, hal itu agar kebijakan Pemda Balut di bidang pendidikan bisa tepat sasaran dan berdaya guna. “Dengan mengunakan prinsip efektif dan efisien demi kemajuan pendidikan di kabupaten yang kita cintai ini,” kata Wenny.

Di akhir sambutannya, Bupati Wenny meminta agar dialog terbuka itu bisa dilakukan kapan saja dengan diprakarsai oleh PGRI. “Karena dalam jiwa para guru tersimpan sejuta ilmu, karena yakin dan percaya dalam jiwa guru pasti banyak aspirasi yang tidak tersampaikan,” tuturnya.

Usai membuka konferensi, Bupati H. Wenny Bukamo serta beberapa OPD melakukan peninjauan pada beberapa obyek bangunan pemerintah baik yang dianggarkan tahun ini maupun beberapa tahun lalu di wilayah Desa Matangga yang merupakan Ibu Kota Kecamatan Banggai Selatan. ASW

Keterngan Foto: Bupati Balut, Wenny Bukamo selaku inspektur upacara di HUT PGRI ke-73. FOTO: ASWAN BASIR

Razia Petugas Gabungan, Temukan Alat Hisap Sabu di Kos-Kosan



BANGGAI RAYA – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan selama bulan suci Ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banggai Laut (Balut) dibantu petugas kepolisian dan TNI, menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam dan kos-kosan pada Senin malam (28/5/2018).

Pada operasi kali ini, petugas menemukan alat hisap sabu saat melakukan razia pada salah satu kamar kos di Desa Tinakin Laut.

Meski barang bukti sabu tidak ditemukan, namun sekelompok pemuda tersebut mendapat penanganan serius dari pihak kepolisian. Setelah di data oleh petugas Pol PP, beberapa pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Kantor Kepolisian Sektor Banggai untuk diproses hukum. Petugas juga mendapati pasangan muda mudi di bawah umur yang sedang berduan, serta sekelompok orang yang sedang berjudi.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Balut, Tedy Iba’ad mengatakan, kegiatan razia merupakan rutinitas dilakukan selama bulan Ramadhan.

“Razia ini bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan di kota Balut selama Ramadhan,” katanya ditemui saat melaksanakan razia.

Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak TNI dan Polri dan semua pihak yang telah membantu suksesnya pelaksanaan razia tersebut.

“Saya mewakili pimpinan dan seluruh jajaran Satpol PP menyampaikan terima kasih atas bantuan TNI dan Polri pada kegiatan operasi kali ini. Saya mengganggap operasi kali sukses,” ucapnya. ASW